Bintang Penari

LIncah dan energik di saat seorang penari tunggal menyajikan Tari Merak Anggelo di atas panggung. Satu hari sebelum Hari UlangTahun Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019, Martha Innova Fajrien sang penari tunggal menarik perhatian para pengunjung di depan halaman Mall Maataram Jalan Pejanggik. Penguasaan pola lantai di panggung tampak matang. Keterampilan serta penghayatan tari yang disajikannya tidak meragukan lagi. Demikian pula dengan penguasaan irama seiring dengan seluruh kesatuan gerak tari yang disajikan. Benar-benar layak mendapat apresiasi yang positip.


Setelah diusut, ternyata Martha adalah seorang penari tunggal yang sudah banyak meraih prestasi di berbagai ajang lomba tari. Ibunda dari Martha menuturkan, “Martha sudah meraih banyak prestasi, diantaranya adalah meraih juara I pada Wonderful Nusantara Dance Competition 2016 Jakarta. Waktu itu, Martha mendapat  salah satu hadiah yaitu berlibur di Pattaya,” tutur Erick Stiowati.


Martha yang tinggal di Jalan Koperasi Nomor 21 Pejeruk Ampenan ini memang jago menari. Ibu dari Martha pun juga menuturkan bahwa dari kecil Martha memang memiliki bakat seni tari sehingga ia pun diarahkan untuk bergabung di sebuah sanggar tari di Mataram.

Seiring dengan perjalanan waktu, Martha pun akhirnya mengikuti beberapa ajang pelombaan tari yang diselenggarakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hasilnya pun memuaskan, yaitu mampu menempatkan diri di posisi jura.

Bakat seni yang dimiliki oleh Martha semakin terasah dan berkembang, kedua orang tuanya pun memberi motivasi kepada Martha agar bisa menjadi pelaku seni di tingkat nasional. Bersama dengan kedua orang tuanya, ia pun akhirnya diikutkan dalam ajang Swara Budaya Anak Indonesia di Jakarta. Saat itu, audisi awal (daerah) untuk Swara Budaya Anak Indonesia tidak ada di Mataram sehingga kedua orang tua Martha membawa Martha  ke Jakarta untuk ikut audisi dan sekaligus membawa nama Mataram. Akhirnya, melalui ajang ini, Martha mendapat kesempatan untuk ikut pada kegiatan pertukaran budaya bersama salah satu kedutaan negara tetangga yang dilaksanakan di Jakarta.


Prestasi lain yang pernah diraih oleh seorang Martha yaitu pada tahun 2014, ia keluar sebagai juara harapan pada International Dance Asia di Lombok. Tahun 2015, pada acara yang sama, Martha berhasil meraih juara 1 International Dance Asia yang diselenggarakan di Lombok. Sementara pada tahun 2016, ia pun kembali meraih medali emas atau juara 1 pada Intenational Dance Asia yang diselenggarakan di Hotel Sentosa Senggigih Lombok, dan diikuti oleh 12 negara. Sementara para juri berasal dari berbagai negara.


Pada ajang Wonderful Nusantara Dance Competision yang diselenggarakan pada tahun 2016, Martha berhasil menjadi juara umum, dan salah satu hadiah menarik yaitu berlibur ke Pataya. Pada tahun yang sama, ia pun juga meraih juara 1 pada event Goes To Korea.

Prestasi yang lain dari seorang Martha yaitu juara juara 1 (medali emas) pada International Dance Asia pada kategori yunior tarian tradisional artistic, dan pelaksanaannya di Lombok pada tahun 2017. Demikian juga pada tahun 2018, Martha masih bertahan pada peringkat I (medali emas) pada International Dance Asia di Lombok. Namun pada tahun 2019, Martha hanya meraih Juara 2 (medali Perak) pada Intenational Dance Asia yang diselenggarakan di Hotel Aruna Lombok.