Supardi, Disabilitas Penjaga Amanah

KM Taliwang – Ibarat terjebak di tengah hutan, maka apapun yang ada disekitar dapat dimanfaatkan. Baik tumbuhannya, batang dan daunnya sekalipun binatangnya, terlepas halal haram, selama untuk bertahan hidup maka boleh dimakan. Pun demikian dengan Supardi. Disabilitas satu ini mengandalkan kepercayaan sebagai daya tarik warga setempat ketika hendak memberikan amanah.

Ya, kepercayaan sangat penting bagi Supardi. Pun demikian dengan kita. Kepercayaan mutlak ada dan wajib dipelihara agar hubungan dengan sesama terjalin selama mungkin. Kecuali kematian yang akan mengakhiri kepercayaan. Begitulah sifat kepercayaan. Sekali ternoda, jangan harap bersua berjabat tangan saja takkan terwujud.

Supardi yang sehari-hari berjualan berang/golok memiliki peran penting dalam kehidupan warga dusun Rorapedi Desa banjar kecamatan Taliwang. Ia adalah penyambung lidah dan pengerat silaturahim antar warga. Tanpanya, warga merasa sulit mencari pengganti yang sepadan.

Supardi mengaku senang menyampaikan amanah. Entah amanah itu berupa berita duka atau berita suka seperti undangan syukuran, pembubaran panitia khitanan atau pernikahan. Kadang ia mendapat uang kadang mendapat rokok sebungkus sebagai imbalan. Namun, Supardi tidak terlalu memikirkan hal itu. Ia hanya ingin bermanfaat bagi warga meski fisiknya tidak sesempurna yang dilihat.

Supardi pernah mengeluh. Karena masih dan sering warga tidak menghadiri amanah yang ia sampaikan. Padahal jarak yang ia tempuh tidaklah dekat. Tidak kenal hujan atau panas terik sekalipun, amanah harus segera disampaikan.

“Paling tidak datang sekali atau dua kali jika memang tidak ada kegiatan yang diganggu. Itu obat dari rasa lelah saya ketika menyusuri gang demi gang guna menyampaikan amanah,” harap Supardi dengan senyuman.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru