Mas Pur, Pengusaha Jamban Untuk Warga Miskin

Berbagai jenis usaha tentunya diharapkan akan terus berkembang dengan sasaran konsumennya datang dari berbagai kalangan dan grafik penjualannya terus meningkat pada setiap saat. Tentu hukum ekonomi pasar ini berlaku pagi semua pelaku usaha yang ada di Dunia. 

Namun ada salah seorang pengusaha Muda asal Desa Lepadi, Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang berbisnis pada bidang jambanisasi. Namanya adalah Rudi Purnomo akrab disapa Mas Pur. 

Mas Pur merupakan pengusaha Jamban yang konsumennya adalah warga miskin yang tidak mampu atau warga yang ekonomi nya menengah kebawah. Bahkan untuk sistim pembayarannya bisa dilakukan secara mencicil atau kredit hingga proses pembuatan pada rumah konsumennya. 

Kepeduliannya dalam bidang Sanitasi menjadi awal usahanya  yang sudah berlangsung bertahun-tahun ini. Mas Pur kerap melihat warga yang membuang hajat sembarangan, terutama di daerah pendalaman dan pinggiran Dompu. Perilaku itu tentu akan mendatangkan penyakit bagi warga, dan ini lah yang menggerakkan hati Mas Pur untuk berbisnis Jamban spesialis warga Miskin. 

Mas Pur yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah Kecamatan Hu'u ini telah banyak membantu masyarakat lewat Usaha Jamban Murah nya itu. Terhitung sudah 4 ribu lebih jamban yang terpasang di rumah-rumah warga tak mampu. 

"Sudah ada sekitar 4 ribu jamban yang telah terpasang di rumah-rumah warga tak mampu," ungkapnya saat menjadi narasumber dalam acara Konferensi Sanitasi dan Air Minum yang dihelat di Gedung PKK Dompu, Kamis (18/10/2018) lalu. 

Untuk sistim penjualan, Mas Pur mengaku biasanya mendatangi Kepala Desa tertentu dan menawarkan Jamban Murah dan ditanggung biaya pemasangannya (gratis) yang bersinergi dengan program Desa. Namun ada juga yang dijual kepada warga miskin secara individual. 

"Saya siap melakukan pemasangan walaupun sistemnya cola kento (bayar belakangan) asalkan sudah dianggarkan dalam APBDes," terangnya. 

Dengan usahanya ini, Mas Pur berkomitmen untuk membantu menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Dompu 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di semua desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Dompu lima tahun kedepan. 


Lewat Usaha pembuatan jamban yang dikelolanya dalam lembaga yang bernama Forum Pengusaha Sanitasi (ForPaS) ini, Mas Pur sukses menggaungkan namanya hingga ke Kabupaten lain di Pulau Sumbawa, bahkan sampai di Kabupaten yang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru