Gubernur NTB Raih Anugerah Tokoh Paling Berpengaruh Indonesia

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) semakin dikenal dikancah Nasional maupun Internasional. Ini ditandai dengan semakin banyaknya prestasi yang diraih dan dianugerahkan kepada  Dr. TGH. M. Zainul Majdi selama 10 tahun terakhir ini.

Prestasi terbaru yang dianugerahkan kepada Tuan Guru Bajang sapaan akrab Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi ini adalah  terpilih menjadi salah satu tokoh inspiratif nasional dan dinilai paling berpengaruh di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan pada malam penganugrahan yang bertajuk Infobank Most top 10 outstanding people di Hotel Grand Hyyat Jakarta, Jum'at malam (11/5/2018).

Dikutip dari http://birohumasprotokol.ntbprov.go.id , bahwa Ada 10 tokoh yang dinilai paling berpengaruh dan masuk kategori tokoh inspiratif nasional pada malam penganugerahan tersebut yaitu Presiden RI, Jokowi, diwakili Menkominfo Rudiantara, Cendekiawan Muslim, Syafii Maarif, Mantan Wapres RI, Budiono, Gubernur BI, Agus Martowardojo, Gubernur NTB, Dr. TGH. H.M Zainul Majdi, Dirut RSPAD Gatoto Subroto, Terawan Agus P, Preskom BCA, Emir D. Setijoso, Founder Go-Jek, Nadiem Makariem, Tokoh Masyarakat Papua, Maximus Tipagau dan Pimred TVOne, Karni Ilyas.

Disamping itu Majalah Ekonomi Infobank memberikan penghargaan kepada 5 (lima) tokoh yang didaulat sebagai Eksekutif Lecture, yang menyampaikan paparan yang bertemakan membangun stabilitas, kerukunan dan kemajuan bangsa. Lima tokoh tersebut adalah Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Buya Syafi'i Maarif, Pak Budiono dan Rudiantara dan Agus Martowardojo yang diwakili wakil Gubernur BI.

Di hadapan sekitar 150 undangan dari berbagai kementerian/lembaga, BUMN, Perbankan dan Jasa Keuangan, DPR, MPR, DPD, pimpinan media massa, dan profesional, Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), sebagai pemateri pertama, menyampaikan tentang konsep keihlasan berbangsa dan bernegara.

Orang nomor 1 di NTB ini mengilustrasikan keihlasan para sultan dan raja nusantara pada masa lampau, yang dengan sukarela meyerahkan kekuasaannya kemudian bersama-sama menyatukan diri dalam satu rumah yaitu Negara Republik Indonesia.

"Dari apa yang dilakukan oleh pemimpin terdahulu dapat kita pelajari bagaimana keihlasan mereka bergabung bersama dalam rumah besar yaitu Republik Indonesia", ungkap gubernur ahli tafsir ini. Hal itu menurutnya, bahwa tokoh terdahulu memiliki visi yang kuat tentang berbangsa dan bernegara.

Selain keihlasan lanjut TGB, tokoh bangsa terdahulu juga memberikan pelajaran tentang pengorbanan. "Mereka dengan sukarela menyumbangkan aset-aset mereka sebagai modal awal membangun bangsa", jelasnya.

Untuk itu menurut TGB apabila terjadi kerenggangan diantara masyarakat Indonesia maka perlu dibangkitkan kembali keihlasan dan pengorbanan dalam diri kita.

Gubernur NTB mencontohkan kuatnya toleransi masyarakat ntb yang membangun ntb menjadi rumah bersama bagi semua golongan. Masyarakat ntb bersama-sama membangun ntb untuk kesejahteraan bersama.

Untuk mewujudkan toleransi dan persatuan tersebut ungkap TGB maka tidak lain dengan memperbanyak perjumpaan. "Mari kita perbanyak perjumpaan di ruang tengah Indonesia sebagai keluarga," pungkasnya. Sumber: 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru