Mutiara dalam Banjir

Ketika warga disekitaran jalan Pondok Pesantren Kota Bima, sibuk dalam bergelut dengan lumpur dalam rumah mereka, raut wajah-wajah muram akibat kelelahan akhirnya berganti dengan kecerian dikarenakan oleh seorang anak kecil berusia 10 tahun yang datang dari Labuhan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.

Namanya Iksan, dia datang dari desa yang jauh di ujung timur Tambora hanya sekedar untuk membantu meringankan kelelahan dan Kesedihan orang akibat banjir bandang Rabu, 21 Desembe 2016 kemarin. Iksan membantu orang dengan caranya sendiri yaitu membagikan satu butir telur rebus dan satu gelas air mineral yang dikemas dalam plastik kecil kepada tiap orang yang dia jumpai saat sedang beristirahat.

Seluruh warga di jalan pondok pesantren yang awalnya sibuk dan kelelahan umtuk membersihkan rumah mereka, ketika Iksan memberikan bingkisan telurnya kepada warga, mereka heran apa yang dilakukan seorang anak kecil itu ketika kondisi tempat mereka sangat hancur dan lumpur dimana-mana.

Akhirnya Iksan menjelaskan bahwa bingkisan itu adalah telur untuk membantu menambah tenaga, katanya. Sontak beberapa warga terharu hingga mengeluarkan air mata. "Terima Kasih nak kepedulianmu sangat berarti bagi kami" kata salah satu warga kepada Iksan. Apalagi dia berasal dari desa yang sangat jauh yang menambah simpati warga pada aksinya.

Aksi Iksan dalam membantu korban banjir kota Bima pada hari Jumat (23/12/2016) dengan bingkisan telurnya itu, juga dibantu oleh dua orang temannya yang juga berasal dari Labuhan Kananga. Setelah membagikan telur di jalan pondok pesantren, mereka melanjutkan menuju tempat lain sambil berjalan kaki tanpa ada raut kelelahan di wajah mereka. () -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru