Mahasiswa Dan Karyanya

Seorang mahasiswa IAIN Mataram jurusan pendidikan Fisika yang bernama Mulyadi memiliki keinginan yang sangat besar untuk meraih cita-citanya. Mulyadi yang akrab dipanggil Mul ini tidak sama dengan mahasiswa yang lain yang sempurna. Namun tekad yang kuat untuk masa depan ia pun berusaha kuat seperti mahasiswa lain.

Namun ditengah kesibukan kuliah iapun memiliki keunikan dengan membuat karya yang orang jarang dibuat yaitu dengan membuat berbagai piring dan gelas dari bahan yang sudah tidak digunakan. Hasilnya bisa dijual dengan harga 25.000 hingga 30.000 perbiji. Dengan karyanya iapun menghasilkan uang dan kemudian untuk ditabungnya setiap hari. Bahan yang digunakan pun tidak terlalu sukar dicari, hanya gelas minuman Ale-ale ataupun gelas lainnya. Untuk satu piring membutuhkan 40 gelas Ale-ale.

Alhamdulillah berkat do’a dari orang tua iapun memilki usaha kecil dirumahnya. Dan sekarang bukan hanya piring dan gelas yang dibuatnya akan tetapi banyak karya yang sudah dibuatnya seperti Keset, Speaker, dan masih banyak lagi.

Dengan kerja keras iapun bisa mengurangi beban orang tua. Meskipun tidak terlalu banyak penghasilannya yang penting halal baginya.

Awal mula ia membuat karya setelah mendapat inspirasi dari seorang temen seperjuangannya. “bukan fisik yang akan menjadikan kita sukses namun pikiranpun bisa”. Dari pernyatan temannya iapun berinisiatif untuk membuat sesuatu dan akhirnya dengan membuat karya baru mungkin akan memberikan penghasilan cukup, meskipun tidak banyak yang penting tidak membebani orang tua.

Sebagai mahasiswa yang juga berkarya ia tentu harus pintar membagi waktu. Menurut Mulyadi cara ia membagi waktu itu sebenarnya mudah, Cuma kendalanya yaitu pada waktu kuliah terkadang mengantuk Karena malam ia berkarya besoknya kuliah. Akhirnya ia berinisiatif, diselang-selang berkarya iapun nyempatin diri untuk belajar seperti membaca buku dan menghapal apa yang menjadi mata kuliahnya besok pagi.

Suka duka berkarya sambil kuliah. Yang namanya hidup akan selalu ada enak ada juga yang pahit, ada masa dimana dibutuhkan pengorbanan, ada juga masa dibutuhkan keikhlasan. Ia itulah bagian dari hidup.

Inilah pengalaman seorang mahasiswa yang pagi hingga sore kuliah dan malamnya berkarya. Dari karyanya iapun banyak dikenali orang dengan sering diorder keberbagai tempat. Inilah seorang mahasiswa kuliah sambil berkarya. () 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru