Fatin, Pahlawan Program Desa Jango


Beruntung desa Jango memiliki sosok seperti Fatin Maryama, S.Km. Wanita usia 29 tahun ini sejak setahun lalu mendirikan sebuah lembaga pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan yang ia namai Pos Pemberdayaan Keluarga An-Nahl. Baru lalu, sebab musabab lembaga inilah, desa jango menjuarai Lomba Desa Se Kabupaten Lombok Tengah.

H. Husin Jasman Kepala Desa Jango mengatakan lomba yang didakan Kabupaten Lombok Tengah baru lalu melakukan penilaian untuk kategori Pendidikan, Kesehatan ekonomi masyarakat.  Dan Jango mendapatkan juara 3 untuk semua kategiri tersebut. Dan hebatnya ketiga kategori tersebut didapatkan berkat aktifnya lembaga An Nahl di tengah masyarakat.

Posdaya An-Nahal didirikan oleh Wanita Muda usia 29 tahun Fatin Maryama. Fatin mendirikan lembaga ini karena prihatin kondisidesa Jango yang belum maksimal dalam melaksanan program-program di desa khususnya di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi masyarakat.

“Sebelum ada lembaga ini, banyak program tidak begitu efisien di desa. Banyak program tidak tepat sasaran, desa dan masyarakatnya seperti berjarak, sehinga An Nahl membantu sebagai jembatan komunikasi untuk program-program tersebut” Ujar Fatin.

Dalam menjalankan program-programnya, Posdaya An Nahl tidak muluk-muluk. Diakui Fatin, program-program yang dilakukannya tak ubahnya program-program desa kebanyakan namun lebih di tekankan pada efek kebersamaan dan berbasis desa dan masyarakat. Sebut saja misalnya di Bidang Agama, fatin membuat desa Jango Berzikir, dilakukan satu kali seminggu berupa berdo’a, Yasinan dan mengajak remaja agar menghindari menuman keras.

Di bidang Ekonomi  ia membetuk program bernama UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dengan mengajak masyarakat mengayam Ketak. Dibidang lingkungan ia membentuk tanaman kebun bergizi, mengajak masyarakat gotong royong membersihkan dusun seminggu sekali. Dibidang Kesehatan ia memprogramkan pemberian makanan Tambahan bagi lansia, senam masyarakat setiap hari minggu sore, senam lansia, sosialisasi pencegahan kematian ibu melahirkan, sosialisasi deman berdarah, aksi aksi donor darah dan banyak lagi yang lain.

Lanjut Fatin, program-program tersebut dilaksanakan An Nahl secara mandiri dan dibantu masyarakat pemerintah desa.  Karena besarnya respon masyarakat dan agar kerja-kerja lebih efektif, saat ini An Nahl telah membentuk koordinator An Nahl di tiap dusun yang ada di Desa Jango.[] - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru