logoblog

Cari

Mengenal Muhammad Zumri Pemilik Aplikasi Pesan Sayur

Mengenal Muhammad Zumri Pemilik Aplikasi Pesan Sayur

KM Songak, Ngumpul bareng teman-teman alumni SMA itu memang menarik ada saja cerita lucu yang membuat seisi ruangan penuh dengan gelagak

Sosok Inspiratif

Efoel Avicenna
Oleh Efoel Avicenna
02 Juli, 2019 15:50:54
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 29835 Kali

KM Songak, Ngumpul bareng teman-teman alumni SMA itu memang menarik ada saja cerita lucu yang membuat seisi ruangan penuh dengan gelagak tawa. Meski kumpul hanya dengn beberapa orang tapi kejdian yang dulunya serius bahkan mungkin gara-gara kejdian yang sepal itu membuat suasana beruabah jadi saling diamin beberapa hari, tetapi akan menjadi cerita lucu dan menggemaskan dan akan mengudang gelak tawa. Selain mengenang cerita semasa SMA pasti juga bertanya kuliah dimna, kerja apa atau bahkan saling sanjung akan keberhasilan masing-masing disetiap bidang yang digeluti. kami bersmaan di SMA NW Pancor. Kebetulan kami sepakat kumpul di Desa Songak dirumah salah satu teman satu angkatan di SMA NW Pancor.

Perpisahan yang 10 tahun membuat kita akan banyak saling bercerita tentang pencapaian, meski berteman didunia maya tapi kalua didunia paling say hello saja. Perpisahan selama 10 tahun ini ternyata membuat semuanya bercerita satu persatu tanpa dikomandoi bercerita dan mengalir begitu saja, dari cerita-cerita itu terbangun sebuah diskusi menarik yang menjadi fokus diskusi karena ada salah satu dari teman kami yang sekarang sudah menjadi direktur dari sebuah perusahaan yang bergerak di dunia digital, bahkan sudah membuat aplikasi bisnis online sendiri. 

Dia adalah Muhamad Zumri peria kelahiran Mamben ini adalah salah satu unicorn di Nusa Tenggara Barat bahkan dia sekarang adalah menjadi direktur diperusahaan yang bergerak dijual beli online tapi bukan olshop, Nasa, Traveloka atau starup yang sering berseliwern dibranda akun media sosial yang kita miliki namun Zumri panggilan akrabnya sudah memiliki aplikasi atau starup sendiri yang bernama Pesan Sayur, Pesan Sayur adalah salah satu  dari sekian Starup diseputaran kota mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat yang lagi diperbincangkan, Saya sendiri kenal zumri karena sama-sama di Osis kebetulan jurusan yang saya ambil dengan Zumri berbeda dia mengambil jurusan IPA dan saya ambil Jurusan IPS. Bermodalkan teman-teman dibangku kuliah kebetulan teman saya ini tamatan di Universitas Mataram jurusan tehnik.

Zumri nama sapaan akrabnya sekrang posisinya tidak tanggung-tanggung menjadi direktur sebuah perusahaan yang dibngun bersama temannya. Zumri memaparkan bahwas semua bentuk izin dan urusan perusahaan sudah kami urus. Lanjut Zumri mengatakan bahwa dulu dia pernah mengajar, pernah juga kerja diperbankkan namun tidak nyaman dan dia tidak merasa bebas untuk berinovasi sehingga memutuskan untuk keluar dan membangun usaha. Selain itu dia tidak nyaman dia juga berfikir bahwa kerja di perusahaan orang atau lembaga tidk bisa dia wariskan nanti dikemudian hari kepada anaknya, tapi dengan memiliki usaha dan perusahaan dia pasti bisa mewarisi perusahaan dan usaha yang digeluti ke anak-anaknya. 

Sekrang dunia usaha memang lagi sangat dinamis bahkan transaksi usaha sudah pindah kepada transaksi digital jadi perkembangan ekonomi, selain itu dari usaha yang ada dialam nyata sekrang ekonomi juga berada di dunia digital. Para unicorn juluakan dari pengusaha digital sekrng ini sedang bertarung merebut pasar digital dengan menjual segala macam produk. Bahkan ketika kemarin tiba-tiba pemerintah melakukan pembelokrian WA, Facebook, dan aplikasi-aplikasi lainnya hanya hitungan beberapa jam saja para pelaku ekonomi digital sudah mengalami kehilangan pendapatan, kalau kita baca di media online kerugian dalam beberapa jam pemblokiran saja tercatat kerugian sudah banyak. Lagi-lagi kita lihat disaat pemerintah mau mengenakan pajak terhadap unicorn besar penjualan sudah semakin menurun sehingga pemerintah meninjau kembali wacana itu. 

Sebegitu masifnya pemasaran melalui digital mempengaruhi gaya hidup konsumen, sekrang konsumen hanya nunggu diam dirumah tinggal nyalakan semart phone bisa pesan apa saja yang kita inginkan. Pergeseran ke ekonomi digital membuat transaksi sudah lebih banyak dilakukan di dunia digital. Hal inilah yang yang kemudian dilihat oleh Zumri. Sehingga bertemu dengan beberapa teman di Kampusnya tercetus sebuah ide untuk membuat salah satu starup yang bernama pesan sayaur. 

“Pesan sayur ini dimulai saat 2018 kemarin kami publis itu saat bulan oktober 2018, kami saat ini beroperasinya di seputaran kota mataram dulu. Alhamdulillah sudah banyak yang memesan melalui aplikasi ini. Aplikasi ini sudah ada di paly store tinggal di download saja lalu install, lalu nanti masuk ke menu untuk pesan sayur yang diinginkan. Pengaturan pesanan itu sudah diatur diaplikasi ini misalkan tokonya buka dari jam sekian tutup jam sekian (saya bertanya dari jam berapa yang sekian-sekian itu, sambil Zumri seruput tehnya dengan tenang dia menjawab install dulu aplikasinya agar tau. Saya jawab ya ntar di install sambil nyengir,  heee hee kami jamin pesanan sayurnya masih seger sampai lokasi.

 

Baca Juga :


Ada juga modelnya yang free order (yang saya fahami bebas pesan tapi pasti nggak gratis ya) kalau bentuknya free order maka tranfer 20% dulu dari harga barang yang dispesan dan sisanya nanti bisa dilunasi dilokasi, dan sekrang kami sudah punya 3 kariyawan yang siap antar ke selong, omset lumayanlah sekrang kami gaji kariyawan saja sebesar satu jutaan mungkin tidak terlalu besar namun ketika nanti usaha kami ini berkembang pasti gaji kami akan nikan. 

Aplikasi kami ini memang masih belum sempurna, untuk bisa bersaing dengan starup yang sudah sempurna dan sudah dikenal banyak orang kita perlu tambahan modal lebih banyak tapi seiring waktu kami akan sempurnakan baik bentuk aplikasinya maupun isi penawarannya. Kami lagi menambah berapa fiture dimenu aplikasi tersebut kami akan menambahkan menu makanan, kami juga akan berkerjasma dengan pakar kesehatan agar bisa konsultasi melalui layanan chat yang ada, dan juga nanti resep memasak baik masakan tradisional maupun masakan luar. Sekarang saya sudah bekrjasama dengan beberapa petani hidroponik agar tanam buah yang merek tanam bisa ada dipasaran. Lanjut zumri ada juga dari beberapa orang yang hubungi saya untuk buka cabang di Bali, Lampung, dan di Jogja. 

Zumri pria yang sekarang tinggal di BTN Muhajirin Asri 3 blok i15 Muhajirin Terong Tawah ini mengajak kami ke kantornya di Jalan Adi Sucipto no 26x Mataram tepatnya di depan Karantina Ikan. Sambil saya seruput kopi saya berfikir akan leboh menarik dan sekaligus penasaran akan gagasan Pasar Kampung Online. Ayoo berdiskusi dan jangan bosan berkumpul dan berdiskusi karena pasti banyak informasi dan ilmu yang kita dapatkan seperti saya bisa bertemu teman yang bisa mengispirasi.

Menutup tulisan saya sore ini, saya teringat dengan sebuah ungkapan ulama "Hidupnya Ilmu Itu dengan Berdiskusi, sedangkan matinya Ilmu itu diantara dua selangkangan". Jadi terus berdiskusi agar ilmu itu terus hidup. Seruput lagi kopinya tapi jangan lupa berdo'a ya.!!!

_Efoel Avicenna_



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan