logoblog

Cari

Tubuh Pendek Dan Gemuk Jadi Pusat Perhatian

Tubuh Pendek Dan Gemuk Jadi Pusat Perhatian

Masmas adalah Desa  pertama yang diinstall oleh warganya sendiri menjadi Desa  Wisatadi Lombok, Kalaupun ada yang lain berarti pengelola Desa  WisataMasmas

Sosok Inspiratif

KM Kaula
Oleh KM Kaula
26 April, 2019 05:36:13
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 2958 Kali

Masmas adalah Desa  pertama yang diinstall oleh warganya sendiri menjadi Desa  Wisata di Lombok, Kalaupun ada yang lain berarti pengelola Desa  WisataMasmas yang kurang gaul sehingga Dia tidak tau itu. Yang pasti diinstallnya Masmas Menjadi Desa  Wisataadalah atas inisiatif warganya sendiri tanpa menduplikasi Desa  Wisata-Desa  Wisatalain.

Lamanya Masmas berdinamika menjadi Desa  Wisatamembuat banyak Desa  di seluruh Lombok bahkan di Indonesai ingin menduplikasinya. Ini bisa diliat dari banyaknya Desa  di seluruh Indonesai yang mengundang inisiator dan pengelolanya untuk datang bercerita ke tepatnya dengan harapan bisa menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak muda di Desa  itu untuk menjadikan Desanya menjadi Desa  wisata.

Karena yang akan dieksplore dalam kegiatan wisata Desa  yang Desanya kemudian akan dipanggil menjadi Desa  Wisata adalah kegiatan-kegiatan sehari hari masyarakat. Maka untuk memberikan pemahaman itu pengelola Desa  wisata Masmas selaku nara sumber, selalu memulainya dengan penyatuan persepsi soal wisata.

Bahwa berwisata menurut pemilik tubuh Pen-Gem (Pendek Gemuk) ini adalah kegiatan seseorang untuk mendatangi suatu tempat atau melakukan sesuatu yang baik pernah dikunjungi atau dilakukannya sebelumnya maupun belum, yang membuat orang itu merasa senang, merasa dapat pengalaman baru, merasa menemukan suatu keunikan sehingga disitu ada proses transfer knowledge. Dengan divinisi sederhana tentang wisata tersebut, maka semua tempat, semua kegiatan bisa dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata atau atraksi wisata.

Untuk lebih mendekatkan pemahaman para audians dalam setiap tempat sang Habib memberikan tausyiah wisata sering mengibaratkan seperti prinsif seniman, “Setiap gerak adalah tari, setiap suara adalah music dan setiap yang dilihat adalah pemandangan”. Dengan prinsip ini maka dimanapun seniman berada dia akan tetap senang, tetap tenang, tidak pernah diganggu oleh suara-suara brisik karena baginya itu adalah music.

 

Baca Juga :


Ketika orang sudah menggunakan prinsip ini maka semua tempat dan semua kegiatan akan bisa menjadi peluang untuk dijadikan sebagai destinasi dan atraksi wisata. Namun yang perlu menjadi catatan, demikian pemuda paro baya yang punya brewok tebal itu mengatakan bahwa yang wajib ada ketika harus menjadikan sebuah tempat itu menjadi salah satu destinasi wisata adalah keamanan dan kenyamanan.

Berbicara soal kenyamanan maka disitu perlu disiapkan sarana prasarana yang menjadi kebutuhan para pengujung sebut saja misalnya Toilet yang bersih, tempat ibadah yang bersih dan seger, tempat istirahat yang indah dan fasilitas fasilitas umum lainnya. Catatan kedua bahwa untuk menjamin rasa aman dan nyaman tadi perlu dukungan dari sekitar dengan stake holder yang ada.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan