logoblog

Cari

Menyambung Hidup Dari Berjualan Layangan

Menyambung Hidup Dari Berjualan Layangan

Sulitnya lapangan pekerjaan saat ini, menuntut sebagian orang untuk mencari alternatif solusi guna menyambung hidup. Sahwani salah satunya, memilih berjualan layangan

Sosok Inspiratif

Lulu walmarjan
Oleh Lulu walmarjan
01 Maret, 2019 15:18:18
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 1921 Kali

Sulitnya lapangan pekerjaan saat ini, menuntut sebagian orang untuk mencari alternatif solusi guna menyambung hidup. Sahwani salah satunya, memilih berjualan layangan demi memenuhi kebutuhan harian keluarga.

Bapak 3 orang anak ini sudah berjualan layangan sejak 5 tahun terakhir. Hasil berjualan layangan digunakannya untuk menghidupi keluarga serta untuk keperluan sekolah ketiga buah hatinya. 

Sahwani mengatakan, keinginan berjualan layang- layang muncul karena tidak ada pekerjaan lain yang bisa digelutinya. Selain karena hobi, juga karena tuntutan ekonomi.

"Bukan sekedar mau mendapatkan uang saja. Tapi karena hobi juga sama layang-layang,"ujar warga asli Pagutan Kota Mataram ini, Jumat (01/03).

Lebih lanjut Sahwani menyebutkan, hasil berjualan layang- layang digunakannya untuk biaya sekolah dan makan sehari-hari. Keuntungan yang didapat untuk satu hari tidak menentu karena bergantung pada banyak tidaknya pembeli.

"Keuntungan tidak menentu. Bisa 50 sampai 100 ribu kalau sehari,"ujarnya.

Meski demikian Sahwani tidak pernah berkecil hati. Ia selalu merasa bersyukur dengan apa yang didapatkannya. Meski tidak seberapa, namun uang hasil keringatnya itu bisa membawa buah hatinya mengenyam pendidikan.

"Sekarang yang paling besar sudah kelas 1 SMA, kalau yang lain masih SMP,"tuturnya. 

 

Baca Juga :


Harga untuk satu layang-layang yang dijajakan Sahwani berkisar 20 hingga 60 ribu rupiah. Terdiri dari beragam jenis dan motif. Seperti gambar hewan, tokoh kartun hingga tokoh anime. 

Tidak hanya menjual layang- layang. Sahwani juga menjajakan berbagai aksesoris lain yang bernuansa tradisional salah satunya gendang dari rotan. 

Untuk menjajakan layangannya ini, Sahwani biasanya berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya."Kalau kita di satu tempat malah takutnya tidak laku. Jadi ya harus keliling cari tempat yang agak ramai," imbuhnya.

Meski berpeluh keringat setiap harinya. Pria 57 tahun ini tidak pernah mengeluh. Ia meyakini bahwa rezeki selalu ada untuk orang yang mau berusaha."Saya yakin rezeki itu akan selalu ada jika kita mau usaha. Yang penting jangan patah semangat saja,"tutupnya sambil tersenyum.

Sahwani berharap kedepannya usaha layangannya bisa lebih berkembang dan banyak orang makin menyukai permainan layang - layang yang saat ini sudah semakin tergerus zaman. (Luk-tim media).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan