logoblog

Cari

Pendekatan Humanis Babinsa Bina Masyarakat Desa

Pendekatan Humanis Babinsa Bina Masyarakat Desa

Rasa Lelah tidak ada dalam kamus apparat TNI yang satu ini. Walaupun hari libur, kerap dimanfaatkan untuk tetap ikut berbagai kegiatan

Sosok Inspiratif

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
28 Januari, 2019 16:50:06
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 4828 Kali

Rasa Lelah tidak ada dalam kamus apparat TNI yang satu ini. Walaupun hari libur, kerap dimanfaatkan untuk tetap ikut berbagai kegiatan masyarakat binaannya. Baginya bersama masyarakat terasa bersama keluarga.

Diakui oleh masyarakat setempat, Umar misalnya, bahwa  Babinsa Desa Kakiyang Koramil 1607-12/Moyo Hilir Serma A. Rahkan tidak mengenal hari libur. Hari libur dimanfaatkan untuk mendampingi warga binaannya.

“Saat hari liburpun Serma A. Rahkan ikut kegiatan misalnya memupuk tanaman jagung disekitar desa Kakiyang Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa bersama kami,” ujar Umar Minggu (27/1).

Setiap saat baik siang atau malam, Rahkan ikut menyatu ditengah masyarakat untuk kegiatan hajatan atau dia kampung dan ronda malam.

A.Rahkan menjalaninya dengan tanpa pamrih dan keihlasan. Baginya bukan permasalahan uang atau materi, tapi ada keindahan ketika menyatiu bersama masyarakat.

“Saya senang selalu dekat dan membina masyarakat agar hidup rukun dan menjaga toleransi, mereka saya anggap saudara dan teman,” ungkap Rahkan.

Sehingga tidak heran, sosok Rahman menjadi dikenal luwes dan ramah dalam bergaul dengan masyarakatnya. “Saya melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat desa binaan saya,” kata Rahkan.

Menurutnya, setiap karakter dan adat serta tabiat masyarakat disetiap wilayah atau daerah berbeda. Sehingga kearifan lokal disini perlu disentuh dengan pendekatan humanis. “Kita manusia kalau enak dengan baik kita sampaikan informasi akan cepat direspon,” jelasnya.

 

Baca Juga :


Kegigihan dan keakraban Babinsa Desa Kakiyang Koramil 1607-12/Moyo Hilir Serma A. Rahkan ini,  mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. selaku pimpinannya.

Menurut Dandim Sumbawa, Babinsa sebagai ujung tombak satuan dalam pembinaan teritorial harus tetap berada ditengah-tengah masyarakat binaannya.

Hal itu dilakukan, kata Alumni Akmil 2000 tersebut, untuk mengetahui lebih dekat kondisi dan permasalahan yang dihadapi warga terkait dengan Kamtibmas dan pertahanan wilayah.

"Kondisi kita memang saat ini masih fokus dengan rehab rekons pasca gempa karena sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa terkena dampak gempa, namun terkait dengan ketahanan pangan tetap menjadi perhatian kita bersama," ungkap orang nomor satu di jajaran Kodim Sumbawa tersebut.

Dandim Sumbawa berharap Babinsa yang desa binaanya terkena musibah gempa, selain fokus terhadap rehab rekons juga tetap konsen terhadap desa binaannya sehingga semua berjalan sesuai harapan.

Sikap dan keakraban serta ikhlas dalam menjalani tugas sebagai Babinsa ditengah masyarakat menjadi teladan bagi masyarakat. “Saya berharap kegiatan dan sikap A. Rahkan ini diikuti oleh apparat lainnya,” tutup Dandim Sumbawa. (Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan