logoblog

Cari

Relawan Itu Panggilan Hati

Relawan Itu Panggilan Hati

Gempa bumi 7.0 SR yang mengguncang pulau Lombok dan Sumbawa pada 29 Juli 2018 mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan

Sosok Inspiratif

Lulu walmarjan
Oleh Lulu walmarjan
24 November, 2018 22:41:11
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 3451 Kali

Gempa bumi 7.0 SR yang mengguncang pulau Lombok dan Sumbawa pada 29 Juli 2018 mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan puluhan ribu warga mengungsi.

Kondisi ini menggerakkan sisi kemanusiaan seorang gadis bernama Yuanita Anggraini.  Anggra sapaan akrab gadis alumni fakultas pertanian Universitas Mataram ini bersama relawan lainnya terjun membantu para korban yang telah kehilangan tempat tinggal, sanak keluarga dan harus mengungsi.

Berbekal keberanian dan tekad untuk ikut membantu memulihkan kondisi psikologis korban. Tanpa pikir panjang, Anggra pun berangkat menjalankan misi kemanusiaan menjadi relawan dengan mengambil lokasi di kabupaten Lombok Utara sebagai wilayah yang terdampak paling parah.

Bagi gadis asal Gelogor Kediri Lombok Barat ini. Menjadi relawan merupakan panggilan hati. Karena tidak semua orang mau dan berani. "Relawan itu panggilan hati. Tidak semua orang mau dan berani menyisihkan waktunya untuk orang lain," jelas gadis 27 tahun ini, Jum'at (23/11).

Menurut dia, selama menjadi relawan, banyak pengalaman berharga yang didapatkan. Salah satunya adalah belajar tentang kondisi saat emergency atau darurat."Saya belajar banyak apalagi saat ikut tidur di pengungsian. Kita tidak lagi memandang status sosial," tuturnya.

Bagi Anggra, meski tidak mendapat bayaran, namun menjadi relawan bisa membuatnya merasa nyaman dan membawa kebahagiaan tersendiri. "Bisa melihat senyum adik-adik, orang tua dan lainnya menjadi kebahagiaan tersendiri," terangnya.

Anggra tergabung dalam relawan komunitas peduli dan Yayasan PLAN International. Adapun lokasi yang menjadi fokus misi kemanusiaannya adalah kecamatan Bayan : desa Senaru, Loloan, karang bajo, Kecamatan Gangga :  desa bentek, Kecamatan Tanjung : Teniga, Sigar penjalin, Jenggala dan Kecamatan Kayangan : dangiang, pendua, kayangan.

Anggra berharap dari musibah gempa bumi yang melanda pulau Lombok dan Sumbawa  dapat memberikan pelajaran berharga dan tidak lantas membuat NTB terpuruk." Jika diberikan musibah dan masalah lalu terjatuh maka harus bangkit kembali," kata putri pasangan almarhumah Dende Sukarni dan Suhaemi tersebut.

Tidak berhenti sampai disitu, gadis yang hobi travelling tersebut, saat ini tengah menjalankan misi kemanusiaan menjadi relawan membantu para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah." Dimanapun dan kapanpun, jika terpanggil untuk kemanusiaan saya selalu siap," tutupnya.

#LombaNTBKita
 

 

Baca Juga :




 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan