logoblog

Cari

Tutup Iklan

Guru Yang Ikhlas

Guru Yang Ikhlas

KM. Sambang Kampung- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2014 telahmengeluarkan kebijakan penataan implementasi Kurikulum 2013 melalui Permendikbud Nomor160 Tahun 2014 tentang

Sosok Inspiratif

KM. Sambang Kampung
Oleh KM. Sambang Kampung
25 Oktober, 2018 11:42:38
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 1870 Kali

KM. Sambang Kampung- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2014 telahmengeluarkan kebijakan penataan implementasi Kurikulum 2013 melalui Permendikbud Nomor160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013. Berdasarkan kebijakan tersebut implementasi kurikulum 2013dilaksanakan secara bertahap mulai tahun pelajaran 2014/2015 semester 2 sampai dengantahun pelajaran 2018/2019.

Untuk memfasilitasi satuan pendidikabn baik jenjang SD, SMP, SMA dan SMK dalam meningkatkan Kompetensi pendidik serta membantu satuan pendidikanmengimp[lementasikan K13, Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan Menengah melaksanakan penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 baik di tingkat pusat maupun daerah dan melaksanakan pendampingan kepada guru sasaran

Kegiatan pendampingan tersebut diharapkan menghasilkan terbentuknya pemahaman yang lengkap dan utuh dari peserta dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013disetiap satuan pendidikan, sehingga kegiatan tersebut dimulai dengan IN dan ON.

Kegiatan In dilaksanakan di SMKS Maraqitalimat Swela dan ON dilaksanakan di SMKS Shofatul Khaer Pariwisata Bilok Petung. Ada hal yang menarik selama pelaksanaan ON di SMKS Shofatul Khaer yaitu kondisi sekolah yang hancur oleh gempa akan tetap tidak menyurutkan semangat guru dan siswa untuk tetap melaksanakan proses belajar mengajar ditengah segala kekurangannya.

Sebagai Instruktur Kabupaten saya sangat bahagia melihat semangat dari siswa dan guru yang terus bersemangat untuk belajar. Kondisi fisik bangunan bukan alas an untuk tidak mau belajar, meskipun kelas terbuat dari tenda namun proses belajar tetap berjalan dengan baik. Saya melihat seorang guru yang sangat aktif memberikan motivasi kepada siswa untuk terus bangkit dari keterpurukan ini yaitu Yek Amir yang mengajar mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan.

 

Baca Juga :


Semangat Yek Amir untuk memulihkan traumna anak didiknya ini patut di apresisi, dia adalah guru yang tidak pernah mau menyerah dengan keaadaan. Menurut Yek Amir bangunan yang hancur tidak boleh kita jadikan alasan untuk tidak mengajar. Justru dengan keterbatasan ini kita jadikan media pembelajaran untuk mengatasi segala kekurangan.

Kesan yang mendalam yang saya lihat sebagai sebuah keikhlasan dalam mendidik meskipun lokasinya sangat jauh yaitu di SMKS Shofatul Khaer Bilok Petung Kecamatan Sembalun Lombok Timur dimana daerah ini adalah perbatasan antara Lombok tiomur dengan Lombok Utara. Semoga semangat ini terus dikembangkan untuk mencerdaskan anak bangsa.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan