logoblog

Cari

Tutup Iklan

Melihat Kegiatan Bule Spanyol Peduli Anak Pesisir Dompu

Melihat Kegiatan Bule Spanyol Peduli Anak Pesisir Dompu

Di Indonesia masih banyak sekali daerah angka anak tidak sekolah sangat tinggi dan angka kemiskinan, terutama daerah-daerah yang ada di pesisir

Sosok Inspiratif

KM Ncuhi Saneo Woja
Oleh KM Ncuhi Saneo Woja
15 Mei, 2018 19:47:22
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 442 Kali

Di Indonesia masih banyak sekali daerah angka anak tidak sekolah sangat tinggi dan angka kemiskinan, terutama daerah-daerah yang ada di pesisir pantai. Seperti di Nanga Doro, Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu NTB. Daerah ini berada tepat tidak jauh dari Pantai Lakey yang terkenal dengan ombak kidal nya dan rutin dikunjungi oleh wisatawan asing untuk surfing. 

Di daerah ini, angka kemiskinan sangatlah tinggi, akses pendidikan dan pelayanan kesehatan sulit untuk dijangkau. Sehingga membuat sebagian besar warganya hidup tanpa sentuhan serius dari pemerintah setempat. 

Peduli dengan kondisi tersebut, Carlos Ferrandiz, bule asal Barcelona Spanyol hadir  setiap hari untuk mengajar anak-anak di daerah itu. 

Sebelum porses belajar mengajar, sekitar jam 2 siang, Carlos yang dibantu dua orang rekannya menjemput anak-anak didiknya dengan menggunakan mobil operasional Harapan Project. Harapan Projeck adalah jenis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didirikannya. 

Anak didik yang dijemput yang tempat tinggalnya berada jauh dari lokasi atau tempat belajar yang digunakan Carlos. Sementara untuk anak-anak yang berada disekitar sekolah, dia cukup memanggil dengan masuk mengelilingi kampung dan rumah warga. 

"Anak-anak ayo kita sekolah, kita belajar dan bermain hari ini. Carlos ada bawa mainan, ada buku tulis dan buku gambar," begitu lah cara Carlos memanggil anak-anak untuk menuju ke tempat belajar. 

Benar saja, mendengar panggilan Carlos anak-anak langsung lari menuju Carlos. Panggilan itu terus dilakukan Carlos hingga semua anak didiknya keluar dan berkumpul di tempat belajar. 

 

Baca Juga :


Sampai ditempat belajar, Carlos kemudian membagi dua kelas, satu kelas untuk anak-anak yang belum bisa membaca dan menulis, satu kelas lainnya untuk anak-anak yang sudah bisa membaca dan menulis. 

Di kelas anak-anak yang belum bisa membawa dan menulis, Carlos membagikan buku gambar lengkap dengan alat menggambar lainnya. Sementara di kelas untuk anak-anak sudah sudah pintar membawa dan menulis, Carlos membagikam buku tulis dan Balpoint. 

Diajarkannya anak-anak tersebut oleh Carlos dengan bahasa indonesianya yang masih kaku yang juga dicampur dengan bahasa daerah setempat. Saking lamanya dia berada di daerah itu, sampai bisa menggunakan bahasa lokal Dompu Bima. 

Sekitar satu setengah jam proses belajar mengajar di dalam kelas berlangsung, anak-anak kemudian diarahkan untuk bermain dilapangan dengan  jenis permainan yang beragam, seperti sepak bola dan bulu tangkis. Untuk alatnya telah disediakan sebelumnya.  ()



 
KM Ncuhi Saneo Woja

KM Ncuhi Saneo Woja

Nama : Faruk alamat : Desa Saneo Kecamatan Woja Email : sapedampoka@gmail.com No HP : 085205235696 Hargailah orang yang menghargai orang, maka orang akan menghargai orang yang menghargai orang.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan