logoblog

Cari

Tutup Iklan

Ibu Nuril, Cak Faisal, dan Satgas Advokasi PD PM Kota Mataram

Ibu Nuril, Cak Faisal, dan Satgas Advokasi PD PM Kota Mataram

Oleh Hamjah Diha (Sekretaris PDPM Kota Mataram) Beberapa bulan yang lalu, tepat nya bulan Mei 2017 warga Nusa Tenggara Barat pada

Sosok Inspiratif

Hamjah Diha
Oleh Hamjah Diha
21 Februari, 2018 10:36:31
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 3043 Kali

Oleh Hamjah Diha (Sekretaris PDPM Kota Mataram)

Beberapa bulan yang lalu, tepat nya bulan Mei 2017 warga Nusa Tenggara Barat pada umum nya, dan warga Kota Mataram pada khusus nya digegerkan dengan isu tentang “pelecehan” yang menjadi pelaku dalam kasus itu adalah ibu Baiq Nuril. Ibu Baiq Nuril adalah salah satu staf di salah satu sekolah di Kota Mataram. Isu itu menjadi viral dan bahkan menasional. Salah satu yang menangkap isu tersebut di tingkat pusat adalah Wakil Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah (PP), cak Faisal. Cak Faisal merupakan salah satu Wakil Ketua PP PM Bidang Hukum dan HAM yang memiliki kepekaan sosial terhadap kaum musta'dafin (kaum lemah).

Kepekaan itu ia buktikan dengan membentuk satuan tugas (satgas) advokasi di berbagai daerah di Nusantara, salah satunya adalah SATGAS ADVOKASI PIMPINAN DAERAH PEMUDA MUHAMMADIYAH KOTA MATARAM. Satgas Advokasi PD PM beserta IMM kota Mataram dan PW NA NTB mendesak pengadilan tinggi untuk mengeluarkan guru honorer itu dari geruji besi.

Cak Faisal melihat bahwa sosok guru honorer itu layak di belas, untuk itu cak Faisal mendesak PD PM Kota Mataram untuk membentuk Satgas Advokasi. Desakan itu tidak lantas di iyakan oleh PD PM Kota Mataram, karena kami dijajaran pengurus mestinya mendiskusikan pada jajaran pengurus. Saya selaku pihak yang di kontak oleh cak Faisal melempar isu tersebut pada jajaran pengurus, setelah lama kami berdiskusi akhirnya kami menyepakati pembentukan Satgas Advokasi tersebut. Pada saat itu, mulai lah kami sibuk mengurus persiapan deklarasi Satgas Advokasi PD PM Kota Mataram tersebut. Mulai dari administrasi hingga pendanaan kami siapkan, lobi kiri-kanan mulai dilakukan. Karena kemampuan kami terbatas khusus nya masalah dana (karena kebiasaan kami bahwa tiket dari pengurus pusat harus di tanggung oleh daerah), maka terjadi lah sebuah kesepakatan antara kami (PD PM Kota Mataram) dan PP PM (Cak Faisal) bahwa kami tidak punya dana untuk tiket pengurus pusat.

 

Baca Juga :


Dengan semangat yang mengelora untuk membentuk Satgas Advokasi, akhirnya calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini menyediakan tiket pulang pergi.



 
Hamjah Diha

Hamjah Diha

Adalah warga kampung Diha-Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima. https://hamjahdiha.or.id dan https://hamjahdihafoundation.blogspot.co.id

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan