logoblog

Cari

Tutup Iklan

Ini Anak Indonesia

Ini Anak Indonesia

Forum Anak Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan eksistensi dalam memerangi isu terkini. Perang terhadap hoax dan pernikahan usia dini digaungkan. Hal

Sosok Inspiratif

Nadya Elya
Oleh Nadya Elya
20 November, 2017 15:39:05
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 5209 Kali

Forum Anak Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan eksistensi dalam memerangi isu terkini. Perang terhadap hoax dan pernikahan usia dini digaungkan. Hal ini merupakan salah satu kiat kepedulian Forum Anak dalam mengukuhkan hak Anak.

“Kami konsen dalam pemenuhan hak anak, peduli terhadap anak Indonesia,”ungkap Denisward Eurico Rathani ketua Dewan Anak Mataram kepada Tim Media Diskominfotik. Senin (20/11).

Salah satu pemuda yang juga peduli dengan nasib anak terlahir dari Forum Anak NTB. Sebut saja Denisward Eurico Rathani.

Pemuda yang sangat peduli terhadap hak anak Indonesia ini bangga terhadap Forum Anak NTB. Kiprah cemerlang dalam Forum Anak dimulai tahun 2014 saat pemuda ini menjadi Duta Anak NTB. Dari SMP Denis sapaan akrabnya menjadi Duta Sanitasi NTB tahun 2014 kemudian didaulat menjadi Duta Sanitasi Favorit Nasional pada tahun yang sama.

Generasi muda cemerlang  yang memiliki hobi membaca ini pernah menjadi Tunas Muda Pemimpin Indonesia yang kemudian membawa siswa SMA Negeri 1 Mataram ini berbicara di Forum Internasional dalam Asean Commission on the Promotion and Protection of the Rights of Women and Children (ACWC) di Manila Philipina tahun 2016. Membawa nama anak Indonesia dalam perundingan ACWC menyulut semangat lelaki keturunan Makassar ini untuk semakin peduli terhadap pemenuhan hak anak Indonesia.

 “Saya Bangga menjadi Anak Indonesia,” imbuhnya.

Anak sulung dari 3 bersaudara ini kini aktif dalam forum anak NTB dan dewan anak Mataram. Menjadi ketua dewan anak mataram menuntutnya untuk merealisasikan program yang dicanangkan pemerintah yaitu dengan melibatkan anak-anak untuk menjadi pelopor dan pelapor guna menanggulangi masalah yang terjadi pada anak Indonesia. Selain itu dewan anak yang digawanginya juga akan menerapkan Sekolah dan Puskesmas ramah anak agar Kota Mataram khususnya menjadi Kota layak anak.

Lelaki yang juga memiliki hobi mendengarkan musik ini mulai meminati public speaking hal tersebut sebagai kiat dalam kiprahnya sebagai duta anak. Diakuinya, Public Speaking merupakan modal utama dalam meraih kesuksesan salah satunya sebagai duta anak. Berpidato dan menjadi pemandu Acara sering digelutinya. Menjadi juara dalam Pidato juga diraihnya pada tahun 2017 ini.

Harapannya adalah tetap membawa nama anak dan mempertahankan hak-hak anak Indonesia. Anak Indonesia juga harus dilibatkan dalam proses pembangunan yang ada di Republik ini. Dan Suara Anak menjadi salah satu instrumen penting pembangunan bangsa.

 

Baca Juga :


Berbicara tentang cita-cita, laki-laki yang lahir di Banyumas ini ingin menjadi Diplomat yang tetap membuka ruang untuk karya anak-anak.

“siapa tau nanti saya bisa membuat Diplomat anak-anak.” Pungkasnya. (Nadya/Aan)

 

 

 

 



 
Nadya Elya

Nadya Elya

Proud Indonesian, Worker by day email : nadyaelyanp@gmail.com

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan