logoblog

Cari

Tutup Iklan

Status sebagai Marbot bukan halangan Menjadi Jurnalis

Status sebagai Marbot bukan halangan Menjadi Jurnalis

Muazzin Rasulullah adalah seorang Negro asli, berkulit hitam legam,bekas seorang budak Sufyan yang di bayar merdeka Oleh abubakar Ashsiddiq pada empat

Sosok Inspiratif

Chairil Anwar
Oleh Chairil Anwar
07 Desember, 2016 20:19:15
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 7029 Kali

Muazzin Rasulullah adalah seorang Negro asli, berkulit hitam legam,bekas seorang budak Sufyan yang di bayar merdeka Oleh abubakar Ashsiddiq pada empat belas abad silam, adalah tokoh paling legendarys di dunia islam, betapa tidak stratasosialnya yang semula sebagai kasta paling bawah diketika itu terangkat secara spontan semenjak menjadi Muazzin Nabi, bahkan menjadi orang terdekat disisi nabi ketika beliau masih hidup, hampir seluruh salat yang di imami nabi dimasjid Nabawi diazani oleh beliau.

S….S…..S………..t ,,,,,,,,,,,,,,,sampai disini dulu cerita tentang Bilal bin rabbah Saya ingin menceritakan salah seorang figure yang sanggup membagi waktu demi mengabdikan diri untuk agama, masyarakat, bangsa dan Negara. Pilihannya untuk mengabdikan diri kepada agama ditempuh melalui sebuah keputusan untuk menjadi marbot (Penjaga masjid yang bertugas menyiapkan segala kegiatan keagamaan dimasjid), keputusan tersebut di ambil semenjak pertengahan 2016 kemarin,

Tidak hanya itu disamping sebagai marbot saya juga ingin menceritakan pengabdiannya untuk mencukupi nafkah keluarganya melalui usaha pertanian dengan menyewa lahan persawahan seluah 1/3 hektar dan dikelola dengan mempekerjakan buruh tani, dengan usaha seperti itulah kebutuhan dalam jangka panjang terpenuhi dan bisa menghimpun segala cita-cita rumah tangga sejahteranya diperjuangkan olehnya melalui usahanya.

Untuk konteks Kebangsaan dan negaranya diabdikan melalui dunia education dengan melakukan honor disebuah madrasah Nahdlatul Wathan di desa Rensing  sejauh 3 kilometer dari pusat kecamatan sakra kabupaten Lombok timur dan setiap harinya harus mengayuh sepeda demi pengabdian itu, seperti seorang pejuang handal, tak pernah terucap kata capek dan lelah ketika menjalankan kewajiban yang diamanatkan kepadanya.

Selain itu juga kemampuannya dalam mengolah informasi menjadi motivasi dengan kemasan islami (Dakwah Islam) telah mengantarkan ketokohannya sebagai anggota masyarakat yang patut di andalkan, menjadi kepala keluarga,merangkap guru honor,sekaligus petani,dan seorang da’I adalah jalur perjuangan pengabdiannya, lahir 32 tahun lalu dari kalangan masyarakat kurang mampu yang di besarkan orang tuanya sebagai buruh kasar  tidak menjadi sesuatu yang menjadikannya risih apalagi tersisih.

 

Baca Juga :


Saat ini figure yang satu ini telah memiliki tiga orang putra yang paling sulung duduk dikelas dua MI yang kedua duduk di bangku RA dan yang paling bungsu baru berumur sekitar 18 bulan, aktivitas yang padat dengan pembagian waktu yang harus proporsonal dan akurat menjadi tuntutan yang paling muthlaq di penuhinya sebagai marbot.

Nah disini.. ni yang paling keren selain tugas pokok yang sudah disebutkan tadi figur yang satu ini juga mahir dalam bidang jurnalistik, diantara karir jurnalistiknya di awali pada penghujung 2007 dengan berkontribusi pada media local mingguan di kabupaten Lombok timur bernama Media Rakyat, selama dua tahun, pada tahun 2009 dan mulai aktif mengajar sebagai pendidik hingga sekarang, sedangkan karirnya sebagai marbot di peroleh melalui pengalamanya ketika tinggal di kabupaten Kutai timur Provinsi KALTIM pada 2014 kemarin selama satu tahun semenjak itulah sekembalinya dari kaltim kemudian Melanjutkan Semangatnya yang tak pernah padam Hingga Matanya Lelap dalam istirahat panjang, (Abu Ikbal) -03



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan