logoblog

Cari

Dulu Tuan Tanah, Sekarang Khadam Madrasah

Dulu Tuan Tanah, Sekarang Khadam Madrasah

KM. Krens Lotim. Keindahan dunia tidak lagi menjadi mimpi yang begitu menggiurkan bagi sosok lelaki paruh baya 69 (enam puluh sembilan)

Sosok Inspiratif

KM. Krens-Lotim
Oleh KM. Krens-Lotim
15 April, 2014 08:36:24
Sosok Inspiratif
Komentar: 0
Dibaca: 24156 Kali

KM. Krens Lotim. Keindahan dunia tidak lagi menjadi mimpi yang begitu menggiurkan bagi sosok lelaki paruh baya 69 (enam puluh sembilan) tahun yang sudah menikmati bagaimana indahnya jadi orang berada, kurang lebih 26 (dua puluh enam) tahun pernah mengalami bergelimang harta. 

Mulai berkarir setelah pulang dari ibadah haji tahun 1977, beliau diberikan mandat sebagai pengelola masjid dan pondok pesantren di Rensing yang menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar. 

Jabatan yang diembannya adalah ketua sekaligus bendahara, karena kemampuan yang dimiliki walau hanya pernah bersekolah sampai kelas III SR (sekolah Rakyat). 

Masjid, Pondok Pesantren dan Panti sosial yang ditanganinya antara lain; Masjid Nurul Ittihad Peteluan Rensing, Masjid Nurul Jannah, Pondok Pesantren Sa'adatul Ikhwan NW Rensing dan Panti Asuhan NW Rensing dikelola dengan penuh hati yang tulus. 

H. Sakduddin salah seorang tokoh masyarakat taat beragama terbukti dengan terlibatnya sebagai pengelola Majlis Taklim yang pernah diasuh oleh Almagfurulahu Maulanasysyekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid sampai kepada TGH. Muhammad Fadil (orang tua dari TGH. Muhammad Yusuf Makmun) selama bertahun - tahun dan beliau salah seorang yang tekun sebagai pengelolanya.

Memiliki harta yang banyak berupa tanah, mobil, harta benda yang berharga tidak membuatnya lupa diri. H. Sakduddin sebagai donatur tetap bagi masjid, pontren dan panti asuhan yang dibinanya. Tidak tanggung - tanggung di Panti asuhan tersebut mampu memberikan fasilitas mulai dari makan, pakaian dan keperluan lain yang dibutuhkan adalah uluran tangan beliau. 

Pada tahun 1993, H. sakduddin mensponsori berdirinya Raudatul Athfal Hamzanwadi dan mushalla diatas tanah seluas 12 are milik beliau sendiri yang diserahkan penggunaannya kepada Nahdlatul wathan melalui perantaranya yaitu Bpk. TGH. Muhammad yusuf makmun. 

 

Baca Juga :


Pada tahun 2000 kembali mensponsori berdirinya SMA Birrul Walidain dan MTs Birrul Walidain NW Rensing dengan menyerahkan tanah pribadinya sebagai tempat berdirinya gedung tersebut. 

Dan pada tahun 2003 berdirinya MA Birrul Walidain NW Rensing dibawah naungan Pondok Pesantren Birrul Walidain NW Rensing tidak terlepas dari uluran tangan beliau selaku pewakif dan sekaligus khadam di semua tingkatan madrasah dan sekolah di Pondok Pesantren tersebut. 

Kini, harta dan segalanya telah tiada. Tuhan telah mengatur segalanya. H. Sakduddin tidak memiliki segalanya, hanya perasaan ingin menjadi penekun dimadrasah saja yang dimiliki, karena sejak beberapa tahun lalu semuanya telah ditarik kembali oleh yang Maha Kuasa. 

Sejak tahun 1992, beliau mengalami kemerosotan setelah ditinggal istrinya tercintanya menghadap kepada Yang Maha kuasa. Harta berupa, mobil, tanah, dan lainnya seakan pergi meninggalkan beliau dan ikut serta bersama istri tercintanya. 

Namun semangat dan kegigihan beliau yang menjadi sosok inpiratif bagi kita generasi penerus untuk bisa diikuti dan diteladani sampai akhir zaman. semoga. Amin. (MA) - 01



 
KM. Krens-Lotim

KM. Krens-Lotim

KRens-Lotim lahir sekitar akhir tahun 2009, di Rensing Kec. Sakra Barat Lotim Ponggawanya : Muh. Amin, S. Pd ( Ketua ), Chairil Anwar, S. HI ( anggota ) e-mail: mabiwa_nwrensing@yahoo.com HP: 081916354961, 082341828093

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan